Rabu, 17 September 2014

Klasifikasi makhaluk hidup

Klasifikasi Makhluk Hidup

Tahukah sabahat blogger ? Apa tujuan klasifikasi ? Tujuan dari klasifikasi adalah menyederhanakan objek yang beraneka ragam, yaitu dengan mencari keragamannya.

Klasifikasi makhluk hidup didasari pada persamaan dan perbedaan ciri anatomi (Struktur pada tubuh ), Morfologi (Bentuk pada luar tubuh), Fisiologi (Fungsi pada alat tubuh), perilaku, dan hubungan kekerabatan genetika.

Orang yang pertama kali mencetuskan dasar-da
sar klasifikasi adalah Carolus Linnaeus. Carolus Linneus telah membuat suatu sistem klasifikasi bertingkat yang dimulai dari yang paling tinggi hingga ke yang paling rendah adalah : Kingdom – Filum (Untuk hewan) atau Divisi (Untuk tumbuhan) – Kelas – Ordo – Famili – Genus – Spesies.

Sistem klasifikasi pada hewan : Kingdom – Filum – Kelas – Ordo – Famili – Genus – Spesies.
Sistem klasifikasi pada tumbuhan : Kingdom – Divisi – Kelas – Ordo – Famili – Genus – Spesies.

Sobat blogger tiap tingkatan seperti Kingdom,filum,kelas,ordo disebut sebagai Takson dan Tahukah sobat blogger ? Semakin rendah tingkatan taksonnya maka semakin banyak persamaan antara makhluk hidupnya, dan semakin dekat pula kekerabatannya.

Persamaan makhluk hidup didasarkan pada Kode Tata Nama Internasional yang disebut Binomial Nomenklatur, yang diciptakan oleh Carolus Linnaeus . Pada Sistem Binomial Nomenklatur, makhluk hidup diberi nama yang terdiri atas dua kata dalam bahasa latin. Kata pertama adalah nama Genus sedangkan kata kedua menunjukan Spesies. Kedua kata dicetak miring atau digaris bawah untuk membedakan dengan kata lain dalam kalimat. Kedua kata dicetak miring agar dapat membedakan dengan kata lain dalam awal kalimat. Genus diawali dengan huruf kapital,sedangkan penunjuk Spesies selalu diawali dengan huruf kecil.
Contoh : Oryza sativa
Oryza adalah nama Genus, sativa adalah nama spesies






Menurut Robert H, Whittaker, klasifikasi makhluk hidup dibagi menjadi lima kingdom, yaitu Monera,Protista,Fungi,Plantae,dan Animalia
KingdomCiri-CiriJenisnya
MoneraTidak memiliki membran inti sel (prokariotik) dan berkembang biak dengan cara membelah diri1.Ganggang hijau biru (Cyanobacteria),Contohnya : Arthrospira dan Anabena azolae
2.Bacteri, contohnya :Acetobacter xylinum(Untuk membuat nata de coco),Streptoconus lactis(Untuk membuat keju)
ProtistaMemiliki membran sel (eukariotik) tubuh tersusun dari satu atau banyak sel,memiiki sifat mirip hewan dan tumbuhan1.Sifat mirip tumbuhan : Ganggang
2.Sifat mirip hewan : Protozoa
3.Sifat mirip jamur : jamur lendir dan jamur air
Fungi (Jamur)Memiliki sel eukariotik,bersifat heterotrof (Tidak dapat membuat makanannya sendiri) sehingga bersifat parasit dan saprofit1.Zygomycota,Contoh :Rhizopus
2.Ascomycota,Contoh :Aspergillus,Penicillium
3.Basidiomycota,Contoh : Jamur kuping dan jamur merang
4.Deuteromycota,Contoh :Malassezia furfur
Plantae (Tumbuhan)Memiliki sel eukariotik,tubuh terdiri dari banyak sel,dan memiliki kloroplas (bisa/mampu berfotosintesis)Tumbuhan lumut,tumbuhan paku, tumbuhan biji terbuka, tumbuhan biji tertutup
Animalia (Hewan)Memiliki sel eukariotik,tubuhnya terdiri dari banyak sel, dan bersifat heterotrofAvertebata (Hewan tak bertulang belakang) dan Vertebrata (Hewan bertulang belakang)

Sobat blogger, barusan kita telah mempelajari tentang klasifikasi pada makhluk hidup,masih pada semangat ga?? Yuk kita lanjutin materinya tentang Klasifikasi Pada Tumbuhan dan Hewan

Klasifikasi Tumbuhan
Tahukah Sobat Blogger, dunia tumbuhan dibagi menjadi dua kelompok,yaitu tumbuhan tidak berpembuluh dan tumbuhan berpembuluh.






Tumbuhan tidak berpembuluh

Tumbuhan tidak berpembuluh mempunyai Ciri-ciri : Tidak memiliki akar,batang, dan daun sejati.
Lumut (Bryophyta) mempunyai bagian-bagian yang menyerupai akar,batang, dan daun. Pada bagian yang berbentuk seperti akar disebut Rizoid yang berfungsi untuk melekatkan diri pada tempat hidupnya.

Pada Tumbuhan Lumut dibedakan menjadi tiga divisi, yaitu :
  • Lumut hati (Hepatophyta), berbentuk seperti lembaran daun dan bagian tepinya bercabang
  • Lumut tanduk (Anthocerotophyta), memiliki sporofit berbentuk tanduk yang tumbuh tegak dari talus gametofit
  • Lumut daun (Bryophyta), tumbuh di tempat terbuka yang lembab, “batang” tegak dan ber”daun”kecil,terlihat seperti rumput pendek
     Contoh Lumut : Lumut Hati (Hepatophyta)




Tumbuhan berpembuluh

Tumnbuhan berpembuluh memiliki pembuluh pengangkut Xilem dan Floem. Xilem atau Pembuluh kayu berfungsi untuk mengangkut air dan garam mineral dari dalam tanah ke daun, sedangkan pembuluh Floem atau pembuluh tapis berfungsi untuk mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh pada tumbuhan.

Pada tumbuhan berpembuluh dibedakan menjadi dua kelompok lagi yaitu :

  • Tumbuhan paku (Ptedophyta)
    Hidupnya ditempat yang lembab (Higrofit), mempunyai akar,batang,dan daun sejati dan berkembang biak dengan spora serta mengalami pergiliran keturunan. Tumbuhan paku digolongkan menjadi :
    - Paku kawat (Lycophyta),mirip seperti rerumputan kecil yang tersusun rapat.
    - Paku sejati (Pterophyta), berdaun sedikit lebar dengan susunan tulang daun yang terlihat jelas.
    - Paku ekor kuda (Sphenohyta), daun seperti sisik yang melingkar pada ruas batang.

Tumbuhan Paku

  • Tumbuhan berbiji (Spermatophyta)
    Tumbuhan berbiji dibagi menjadi dua yaitu tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospremae)
    dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospremae)

     Contoh Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

    - Tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae)
      Ciri-ciri pada tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) :
      - Berkambium
      - Bunganya disebut Strobilus (runjung)
      - Berdaun tebal,sempit dan kaku
      - Berbiji menempel pada daun buah
      Contoh : Pakis haji ( Cycas rumphii ), damar dan melinjo
          - Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae)
      Pada tumbuhan berbiji tertutup dibagi menjadi dua yaitu Dikotil (berkeping dua) dan Monokotil (berkeping satu)
      Ciri-ciri pada tumbuhan Dikotil dan Monokotil :
    • Monokotil :
      - Jumlah biji tunggal
      - Tulang daun sejajar/melengkung
      - Daun tulang
      - Batang dari pangkal ke ujung besarnya hampir sama dan tidak bercabang
      - Batang tidak berkambium dan mempunyai ruas yang jelas
      - Mempunyai serabut akar
      - Terjadi pembuahan tunggal
      - Berkas pembuluh tersebar
    • Dikotil :
      - Berbiji dua (belah)
      - Tulang daun menjari (menyirip)
      - Daun tunggal atau majemuk
      - Batang dari pangkal ke ujung seperti kerucut, beruas tidak jelas dan berkambium
      - Mempunyai akar tunggang
      - Berkas pembuluh melingkar
      - Terjadi pembuahan ganda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar